Pemijahan ikan patin secara alami sering terkendala karena induk betina tidak mau memijah meski sudah matang gonad. Salah satu solusi yang paling banyak digunakan pembudidaya modern adalah penyuntikan hormon ovaprim. Hormon ini merangsang ovulasi dan pemijahan secara terkontrol sehingga tingkat keberhasilan bisa mencapai 85-95 persen.
Seleksi Induk Sebelum Pemijahan
Keberhasilan pemijahan dimulai dari pemilihan induk yang tepat. Induk betina patin yang siap dipijahkan biasanya memiliki bobot minimal 2-3 kg, perut membesar dan lembek, serta lubang genital berwarna merah dan agak menonjol. Induk jantan dipilih dari bobot 1,5-2,5 kg dengan ciri genital memerah dan mengeluarkan cairan putih (sperma) saat bagian perut ditekan ringan.
- Umur induk ideal: 1,5-2 tahun untuk betina, 2 tahun untuk jantan.
- Pakan induk: pellet apung protein 30-32 persen, 2-3 persen bobot tubuh per hari.
- Pisahkan induk jantan dan betina 2-3 minggu sebelum pemijahan untuk pemasakan gonad.
Dosis dan Teknik Penyuntikan Ovaprim
Ovaprim mengandung salmon gonadotropin releasing hormone analogue (sGnRH) dan antidopamin. Dosis standar untuk induk patin betina adalah 0,5 ml per kg bobot tubuh, sedangkan jantan cukup 0,3 ml per kg. Penyuntikan dilakukan secara intramuskular di bagian punggung, sekitar 2-3 cm di depan sirip dorsal, dengan kemiringan jarum 45 derajat.
- Suntik betina dua kali: dosis awal 30 persen (1/3 dosis total), selang 6 jam, lalu dosis akhir 70 persen.
- Jantan disuntik sekali bersamaan dengan suntikan pertama betina.
- Ovulasi biasanya terjadi 7-10 jam setelah suntikan terakhir pada suhu air 27-29 derajat Celsius.
Penetasan Telur dan Pendederan Awal
Setelah ovulasi, telur distripping ke dalam baskom bersih, lalu dicampur spermatozoa dan diaduk perlahan selama 1-2 menit. Telur patin bersifat adhesif, sehingga tempelkan pada kakaban atau substrat ijuk di dalam bak inkubasi. Padat tebar telur sekitar 10.000-15.000 butir per meter persegi.
- Telur menetas dalam 20-24 jam pada suhu air 28-30 derajat Celsius.
- Larva umur 2 hari dipindahkan ke kolam pendederan dengan pakan alami suspensi Moina atau Artemia sesuai kebutuhan.
- Kepadatan pendederan awal: 500-1.000 ekor per meter persegi, kemudian diturunkan bertahap seiring pertumbuhan.
Kualitas air harus dijaga dengan pH 6,5-7,5 dan oksigen terlarut minimal 5 ppm. Ganti air secara bertahap 20-30 persen per hari untuk mencegah penumpukan amonia dari sisa pakan dan metabolit larva.
Kesimpulan
Pemijahan patin dengan ovaprim memberi kepastian waktu dan hasil yang jauh lebih tinggi dibandingkan pemijahan alami. Kuncinya ada pada seleksi induk yang teliti, dosis penyuntikan yang tepat, dan penanganan telur maupun larva yang higienis. Dengan mengikuti prosedur ini secara konsisten, pembenih skala rumah tangga pun bisa memproduksi benih patin secara mandiri dan berkelanjutan.